LAPORAN kegiatan
STUDY TOUR
KE BALI
DI SUSUN OLEH:
WISNU KARISNA
33
XI Ipa4
SMA N 2 KARANGANYAR
2012/2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Belajar merupakan sesuatu hal yang wajib yang harus di laksanakan oleh
siswa-siswi di seluruh dunia. Belajar tidak hanya bisa di lakukan di sekolah
atau di rumah saja, tetapi belajar juga dapat di laksanakan di berbagai tempat
atau lingkungan sekitar. Belajar di luar sekolah bertujuan untuk mempertambah
ilmu pengetahuan kita tentang dunia luar.
Oleh karena
itu, SMA NEGERI 2 KARANGANYAR mengadakan
agenda tahunan yaitu study tour ke pulau dewata bali. Pada tanggal 24 Februari s/d 28 Februari 2013
1.2 Tujuan
·
Mengetahui beberapa objek wisata di
pulau dewata bali
·
Mendeskripsikan objak wisata yang di
kunjungi di pulau dewata bali
1.3 Manfaat
Bisa
dijadikan sebagai tambahan ilmu pengetahuan tentang objek wisata di pulau
dewata bali sebagai salah satu pulau yang tekenal keindahanya di dunia yang
dimiliki oleh Indonesia
BAB II
ISI
2.1 Waktu dan Tempat
Pelaksanaan
Karya wisata ini
dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2013 s/d 28 Februari 2013.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari termasuk perjalana berangkat dan
pulangnya sedangakan mengamati objek
wisata selama 3 hari di pulau Dewata Bali.
2.2 Pemberangkatan
Pemberangkatan pada
hari Minggu,
tanggal 24 februari pukul 09.00 WIB. Sebelum pemberangkatan siswa-siswi berkumpul di SMAN 2 KARANGANYA pukul 08.00 WIB. Bpk.Sukirno selaku kesiswaan dan Bpk. Bambang selaku
kepala sekolah SMAN 2 KARANGANYAR memberikan
pengarahan kepada siswanya yang akan melakukan karya wisata ke Bali. SMAN 2 KARANGANYAR
memberangkatkan 6 Bus.
Sebelum pemberangkatan kami berdoa yang bertujuan untuk selamat sampai tujuan
dan selamat sampai rumah masing masing yang dipimpin oleh Bpk.Sukirno. Pada pukul 09.00 WIB siswa mulai melakukan
perjalanan.
2.3
Perjalanan Ke Pulau Bali
Pada saat pertama perjalanan
kami, semua sangat gembira karena kami belum merasakan lelah. Masing – masing siswa
siswi sibuk dengan kegiatanya sendiri – sendiri ada yang saling bercanda,
bernyanyi, sms, liat TV, dan ada juga
yang hanya menikmati pemandangan di luar.
Tanpa terasa hari sudah siang dan kami
berhenti di
sebuah masjid besar di daerah Caruban untuk melakukan ibadah sholat duhur yang
di jama’ qosor dengan sholat ashar. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan
menuju RM. Nirwana di Nganjuk untuk makan siang. Kemudian kami melanjutkan
perjalanan lagi hingga malam hari kita transit di RM. Bromo Asri di Probolinggo
untuk makan malam sekaligus sholat magrib dan isya’ yang di jama.
Perjalanan masih berlanjut hingga kami
tiba di pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke bali ± pada pukul 24:00 WIB, penyeberangan
itu memakan waktu sekitar 1 jam. Setelah turun dari kapal sekitar pukul 01:00 WIB atau pukul 02:00 WITA kami pun melanjutkan perjalanan lagi hingga ke esokan hari nya pukul
04:00 WITA di
RM. Sokka Indah Tabanan untuk melakukan sholat subuh,mandi dan sarapan pagi.
2.4 Perjalanan di Pulau Bali
HARI PERTAMA DI PULAU DEWATA
Tepat di hari ke dua kami tiba di
Pulau Bali. Di samping RM. Sokka
Indah terdapat pantai yang sanggat indah pemandangannya. Dan kami memulai
perjalanan ke objek wisata pada pukul 08.00 WITA. Ini merupakan hari pertama
kami di Pulau Bali. Jadwal di hari itu yaitu :
1.
Museum Bajra Sandi
2.
Tanjung Benoa
3.
Puja Mandala
4.
Pasar Seni Sukowati
5.
Chek in ke Hotel Puspa Indah
Denpasar
Pertama kita menuju ke Museum Bajra Sandi, namun
sebelumnya kita harus menjemput pemandu wisata (atau biasa disebut “bli”) dari
bali untuk mendapatkan penjelasan penjelasan
dan sejarah sejarah tentang pulau dewata. Tiba di Museum kami berkeliling
ke berbagai sudut ruangan. Tempat ini merupakan monumen yang menyimpan kenangan
tentang kegigihan pejuang rakyat Bali sejak jaman kerajaan di Bali hingga
merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia khususnya di daerah Bali. Di sini terdapat sebuah tangga yang berbentuk
melingkar. Bagi seorang wanita yang sedang berhalangan dilarang keras untuk
menaiki tangga itu. Di atas kita bisa melihat pemandangan pemandangan kota
denpasar.
Kedua yaitu menuju ke Tanjung Benoa. Di Tanjung Benua kita dapat menemui banyak wahana
wahana air. Di tempat ini juga terdapat sebuah
penagkaran penyu. Namun untuk menuju kesana kita harus naik kapal dan membayar Rp 400.000,00 untuk satu kapal yang hanya muat
sebanyak 8 penumpang.
Kemudian kita makan siang di dalam bus sambil
melanjutkan perjalanan menuju Puja Mandala. Di tempat itu terdapat tempat ibadah yang sangat besar dari 5
macam agama. Hal itu menandakan keanekaragaman agama dan saling adanya
toleransi antara agama satu dengan yang lain. Di tempat itu sekaligus kami
melaksanakan ibadah sholat duhur dan ashar.
Selanjutnya kita menuju ke Sokowati. Sukowati merupaan pasar seni yang sangat terkenal di Bali karena menjual
pakaian-pakaian dan barang-barang seni khas Bali dengan harga murah. Namun
untuk mendapatkan harga yang murah kita harus pandai menawar. Di sana kami
membeli berbagai macam barang. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke
hotel Puspa Indah untuk istirahat dan tidur malam.
HARI KE-DUA DI PULAU DEWATA
Pada perjalanan hari
ketiga dan hari kedua di Bali kami memulai dengan
sarapan pagi di hotel dan langsung berwisata lagi dengan jadwal tujuan sebagai
berikut:
1.
Melihat Tari Barong
2.
Pantai Sanur
3.
Joger
4.
Pantai Kuta
5. Krisna
Pertama kita melakukan perjalanan
untuk melihat Tari Barong. Tari Barong
diadakan setiap hari di Celuk, Sukawati, Gianyar Bali, mulai pukul 09.30 WITA dan sengaja disuguhkan untuk menghibur para wisatawan. Tari
Barong adalah tarian khas
Bali yang perlambangan bahwa keangkara murkaan
selalu ada. Berapapun suatu perbuatan angkaramurkaan telah hancur, namun akan
selalu muncul pula keutamaan yang akan menghancurkan setiap angkara murka.
Tarian
Barong dan Keris adalah suatu tarian yang menggambarkan peperangan antara
kebaikan dan keangkaramurkaan. Dalam tari
Barong ada dua pelaku utama, yaitu Barong, makhluk mitologi yang mewakili
kebaikan dan rangga yang menggambarkan keangkaramurkaan. Tari barong disuguhkan
dengan berbagai keluwesan para penari dengan keindahan music tradisional yang
mengiringi nya. Tidak hanya itu, kelucuan dan ketegangan juga ikut mewarnai keindahan tari barong.
Pertunjukan berlansung ± 2 jam lamanya. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan
menuju objek wisata lain.
Setelah melihat
Tari Barong
kami menuju ke Pantai Sanur. Di sana kita dapat bermain air dan berfoto-foto.
Bahkan kita juga bias berfoto dengan turis asing yang ada di sana.
Setelah puas di Pantai Sanur kami menuju ke Joger. Untuk bisa
pergi ke joger kita harus naik angkutan umum, karna di sini kendaraan besar
seperti bus atau truk tidak boleh memasuki wilayah ini. Joger merupakan tempat oleh-oleh khas bali yang berupa sandal, pakaian, tas dan pernak-pernik lainnya. Joger bisa di
sebut juga dengan “Joger Jelek” dan Joger Jelek terkenal dengan kata katanya,
dan produk Joger Jelek hanya dapat kita jumpai di sini saja. Dan dilarang keras
untuk di perjual belikan di tempat lain. Jadi di sini sangat ramai pengunjung untuk berbelanja
pakaian, sandal, sepatu, tas dan pernak pernik lainnya.
Dari jogger kita menuju ke Pantai
Kuta. Namun untuk menuju ke sana kita harus naik kendaraan umum. Walau semua badan
sudah terasa capek tetapi semua itu terbayar lunas setelah melihat keindahan pemandangan Pantai Kuta. Di tempat itu terkenal dengan
pemandangan sunsetnya. Dan di sana banyak kita jumpai wisatawan wisatawan di seluruh
penjuru dunia. Dan kita juga bisa meminta berfoto bersama turis turis itu. Setelah puas bermain main dan berfoto foto di pantai Kuta, dari Pantai
Kuta kita harus naik angkutan lagi agar kita bisa sampai ke krisna tempat kita
parkir bus. Sebelum kita
naik angkutan kita harus berjalan kaki dulu menuju ke terminal
angkutan.
Setelah sampai di Krisna, kami pun
berbelanja sasuai.
Krisna merupakan pusat oleh-oleh yang cukup besar dan kita dapat berbelanja
sesuai dengan keinginan kita. Setelah puas berbelanja, kita melanjutkan perjalanan menuju
ke hotel lagi untuk istirahat karena pada waktu itu hari sudah sore dan kami
merasa lelah.
HARI TERAKHIR DI PULAU DEWATA
Hari
terakhir di bali kami check out dari hotel dan melakukan perjalanan menuju ke
Sangeh. Sangeh merupakan hutan yang masih terdapat banyak kera.
Namun bagi perempuan yang sedang berhalangan tidak di perbolehkan masuk ke
dalam kawasan karena tempat itu merupakan tempat yang suci. Konon katanya
bagi seseorang yang badannya di naiki kera akan segera mendapatkan jodoh. Dan
banyak juga siswa siswi SMAN 2 KARANGANYAR yang punggungnya di naiki kera
sampai sampai ada yang tiga kali dinaiki kera. Di dalam hutan juga terdapat
pohon “lanang-wadon” yang artinya pria-wanita. Pohon itu di sebut lanang-wadon
karena jika di lihat dari sisi selatan pohon itu akan mirip seperti kelamin
laki-laki, dan apabila di lihat dari sisi utara maka pohon itu akan terlihat
sebagai keamin perempuan.
Setelah puas dari sangeh kita
melanjutkan perjalanan menuju ke Bedugul yang terletak di sebuah pegunungan. Bedugul merupakan danau yang cukup
luas. Di sana kita
dapat menjumpai wahana jet sky. Di sepanjang jalan banyak orang yang menjual buah-buahan
karena udara di sanan cukup dingin. Setelah puas berkeliling kami melanjutkan
perjalanan pulang.
2.5
Perjalanan Pulang
Kami
melakukan perjalanan pulang setelah dari Bedugul,sekitar pukul 11:00 WITA. Karena kami merasa lelah
jadi perjalanan pulang banyak kami gunakan untuk tidur atau
beristirahat.
Tak terasa waktu sudah sore dan kita mulai menyeberang lagi untuk menuju ke
pulau jawa lagi. Kita menyeberang sekitar pukul 17.00 WITA. Dan kita sampai di
banyuwangi pukul 18:00 WITA atau pukul 17.30 WIB.
Setelah
dari pelabuhan kita melanjutkan perjalanan yang sangat panjang. Hingga tak terasa sudah
pagi hari dan kita tiba lagi di SMA N 2 KARANGANYAR dengan selamat pada hari kamis,28 februari 2013
sekitar pukul 06.00 WIB. Turun dari bus sudah banyak para orang tua atau salah
satu dari keluarga
siswa siswi yang akan menjemput anaknya untuk pulang
kembali ke rumah masing masing.
Itu semua
adalah perjalanan bermulai dari mulai berangkat, pada saat di Bali, dan perjalanan
pulang menuju ke Karanganyar dengan selamat.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pulau bali
menjadi tujuan wisatawan domestic maupun turis dari seluruh dunia. Pulau bali
mempunyai jenis objek wisata yang lengkap. Ada objek wisata budaya misalnya
tari barong. Ada objek wisata bahari seperti, pantai sanur, dan kuta. Obyek
wisata purbakala seperti museum. Setia objek wisata memberikan ciri khas
tersendiri yang tidak akan pernah dilupakan oleh para wisatawan karena
keindahannya.
3.2 Saran
Setiap
berkunjung kepulau dewata bali usahakan jaga sikap, bicara dan tingkah laku.
Jangan pernah mengambil apapun baik air, pasir, batu, maupun sesaji yang ada.
Karena percaya atau tidak pulau dewata bali terkenal dengan
kemistisannya.

